Tanggapan Kocak Warganet soal Pria yang Bakar Motornya karena Ditilang

Tanggapan Kocak Warganet soal Pria yang Bakar Motornya karena Ditilang
Beberapa waktu lalu jagad media sosial sempat dihebohkan dengan video pemuda yang merusak motornya setelah ditilang. Kini seorang pria justru nekat bakar motornya karena kesal ditilang polisi.
Kejadian ini terekam dalam video yang diunggah akun Facebook Asjar Semarante. Dalam video, seorang pria dengan baju dan celana denim terlihat melempar helm berwarna biru ke tengah jalan. Padahal ada kendaraan lain yang melintasi jalan tersebut.
Di sisi jalan, terlihat sebuah motor telah terbakar dengan api yang cukup besar. Dua orang petugas yang berada di lokasi pun terlihat tak mengindahkan amukan dari pria tersebut.
Video tersebut direkam oleh seorang saksi mata dari dalam mobil yang menyaksikan dari arah belakang. Kejadian pembakaran motor itu juga ditegaskan oleh suara sang perekam video yang berdurasi 1 menit 14 detik tersebut.
"Motornya dibakar, ditilang dia marah-marah, habis motor dia bakar," ujar perekam video.
Belum diketahui identitas pria yang mengamuk hingga nekat membakar motornya. Namun lokasi kejadian diperkirakan di daerah Parigi Mautong, Sulawesi Tengah.
Merespons video tersebut, tak sedikit warganet yang menduga pembakaran motor sengaja dilakukan untuk menutupi jejak bahwa motor itu merupakan hasil curian. Ada pula yang mengatakan kejadian ini seperti disengaja demi mendapat perhatian dan viral.
"Kemarin gara-gara ditilang ngancurin motor sendiri, ini dibakar. Mungkin selanjutnya bakal di makan motor nya."Tulis akun Rajeb Mohammad.
"Perlu diselidiki, kemungkinan motor bodong, dibakar untuk menghilangkan jejak." Timpal akun Gie.
"Sekarang banyak orang gila mendadak, mungkin dia kepengen viral," kat akun Ellis Nizam Alfarizi.
"Bukan supaya hilang jejak, itu karena keseringan anak pramuka sering cari buat sarapan." Tulis akun Mer Dayday.

0 Response to "Tanggapan Kocak Warganet soal Pria yang Bakar Motornya karena Ditilang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel